Gasoline / Bensin

Cara kerja mesin bensin yang benar.

CARA KERJA MESIN BENSIN yang BENAR : Pertama Bensin dan Udara dimasukkan melalui lubang Intake , lalu terjadi Kompresi ( Piston naik ketitik mati atas ), pada saat Piston posisi di puncak terjadi pengapian ( oleh Spark Plug ) terjadi pembakaran / peledakan , Piston tertekan menuju Titik mati bawah , sisa pembakaran ( asap ) dikeluarkan melalui lubang Exhaust . Urutan proses ini berulang terus menerus selama mesin hidup. Dikatakan pembakaran sempurna karena pembakaran / peledakan terjadi saat Kompresi tertinggi ( Piston pada puncak ), sehingga terjadi daya putar Crankshaft terkuat.


Cara kerja mesin bensin yang tidak benar.

Pada saat campuran Udara dan Bensin dimasukkan melalui lubang Intake, lalu terjadi Kompresi tetapi sebelum Piston sampai puncak (baru sampai setengah atau tiga perempat ) telah terjadi pembakaran / peledakan. Piston tertekan menuju titik mati bawah , sisa pembakaran ( asap ) dikeluarkan melalui lubang Exhaust. Urutan ini berulang terus menerus

selama mesin hidup . Dikatakan pembakaran kurang sempurna karena pembakaran / peledakan terjadi saat Kompresi belum tertinggi ( Piston belum sampai puncak ), sehingga daya putar Crankshaft lemah . Akibatnya yang paling mudah dirasa : terjadi ngelitik / knocking , tenaga mesin loyo , BBM boros , menimbulkan kerak arang dan lain lain resiko.

Hal ini terjadi karena :

  • Bahan bakar
    1. Oktana ( RON ) terlalu rendah / tidak sesuai dengan kebutuhan Rasio Kompresi mesin.
    2. Mutu / kualitas BBM rendah ( meskipun Oktana tinggi ).
  • Timing Ignition : tidak tepat ( perlu penyetelan ulang ).
  • Kerak arang : terlalu tebal (memicu penyalaan pembakaran sebelum waktunya).
  • Beban : terlalu berat / melebihi kapasitas.
  • Tanjakan : terlalu tinggi sudut tanjakannya.
  • Lain lain : seperti keausan komponen dll.

Untuk mengatasi itu khususnya hal Bahan bakar , PINUX menawarkan solusi terbaik di mana kebutuhan tingkat Oktana ( RON ) dan mutu / kualitas BBM dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan mesin kendaraan ( vide : Tabel Aplikasi Penggunaan PINUX ).